
Kementerian Kelautan dan Perikanan mengadakan Bimbingan Teknis daring bagi pelaku usaha perikanan untuk memahami penggunaan aplikasi Sistem Ketertelusuran dan Logistik Ikan Nasional (STELINA) pada tanggal 20 Mei 2025 secara daring. Kegiatan dihadiri oleh 763 peserta terdiri dari pelaku usaha pengadaan, sortasi, grading dan penyimpanan ikan (pendistribusi ikan), pengolah ikan, pemasar ikan, Inspektorat IV dan V – Inspektorat Jenderal KKP, serta Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi dan Kabupaten/Kota seluruh Indonesia.
Dalam arahannya, Direktur Logistik menyampaikan pentingnya STELINA untuk mendukung kebijakan ekonomi biru terutama sebagai dasar legalitas produk yang diperdagangkan, transparansi rantai pasok atas produk dan pemenuhan persyaratan ekspor dalam rangka penguatan daya saing, serta sebagai bentuk komitmen Indonesia terhadap keberlanjutan perikanan global.
Pada penyampaian materi "Penerapan Digitalisasi STELINA Pada Rantai Pasok Untuk Produk Perikanan Berkelanjutan, Ketua Tim Kerja Pemantauan, menyampaikan bahwa:
1. Penjelasan umum STELINA sebagai sistem digital rantai pasok produk perikanan hulu hilir dan dasar hukum Permen KP Nomor 32 Tahun 2024 tentang STELINA
2. Manfaat STELINA bagi pelaku usaha, sebagai pencatatan hulu-hilir, jaminan legalitas dan transparansi, serta membantu perluasan ekspor dan hasil perikanan
3. Pengenaan sanksi bagi pelaku usaha, sehubungan dengan kewajiban implementasi STELINA
4. Pelaksanaan sosialisasi dan bimbingan teknis sebagai upaya pendampingan penggunaan STELINA
Kegiatan dilanjutkan dengan simulasi penggunaan STELINA bagi pelaku usaha, meliputi:
1. Persiapan data-data yang diperlukan sebelum mengakses aplikasi STELINA
2. Proses registrasi dan melengkapi profil pelaku usaha
3. Panduan input data direktori, ketertelusuran eksternal serta internal, mulai pembelian, riwayat pengolahan, distribusi dan pelaporan
4. Menu inventori/stok dan laporan ketertelusuran hulu hilir
5. Penjelasan menu komunikasi antara admin STELINA dan pelaku usaha, seperti kotak pesan, call center dan live chat untuk mengatasi kendala dalam mengakses STELINA
Sebagai tindak lanjut, pemerintah berencana memberikan pendampingan lebih lanjut kepada pelaku usaha, berkoordinasi dengan pengembang aplikasi untuk mengatasi kendala teknis, serta menggelar pelatihan langsung guna memastikan implementasi yang optimal.